Seputar Diselenggarakannya KAA

Hal-hal Seputar Diselenggarakannya KAA

Konferensi Asia Afrika (KAA) atau dulu juga sering disebut Konferensi Bandung merupakan sebuah kumpulan negara-negara Asia dan juga Afrika. Pelopor di adakannya KAA adalah Ali Sastroamidjojo (Indonesia), Jawaharel Nehru (India), Sir John Kotelawala (Sri lanka), Muhammad Ali Bogra (Pakistan), U Nu (Myanmar).

KAA 2015

Flash Back KAA

Tahun 2015 saat ini merupakan tahun ke 60 setelah pertama kali digelar KAA di bandung tahun 1955 dulu saat kita dipimpin presiden yang paling ditakuti negara-negara super power yaitu bung karno 

Dengan bergulirnya waktu, KAA sudah pernah diselenggarakan 3 kali ditahun 1995 dan 2005 di tanah ibu pertiwi, tepatnya di Bandung Jawa Barat. dan Kali ini di tahun 2015 ini, tahun pertama era kepemimpinan Bapak Joko Widodo, perhelatan akbar ini juga diselenggarakan di Jakarta dan Bandung, Berikut sedikit cuplikan hasil dari tiap-tiap penyelegaraannya.

Konferensi Asia Afrika tahun 1955

KAA yang diselenggarakan di Bandung pada 19 April 1955 ini di hadiri Negara-negara Asia Afrika sebanyak 29 Negara, yang mana notabennya para peserta KAA merupakan negara yang baru saja merdeka. dan dalam KAA ini menghasilkan sebuah Dasa sila Bandung, yang mana hasil ini bisa di gunakan untuk meresolusi persidangan PBB ke 15 tahun 1960 yang dikenal dengan deklarasi dekolonoalisasi. berikut isi dari Dasa Sila Bandung:
  1. Menghormati hak-hak dasar manusia seperti yang tercantum pada Piagam PBB.
  2. Menghormati kedaulatan dan integritas semua bangsa.
  3. Menghormati dan menghargai perbedaan ras serta mengakui persamaan semua ras dan bangsa di dunia.
  4. Tidak ikut campur dan intervensi persoalan negara lain.
  5. Menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri baik sendiri maupun kolektif sesuai dengan piagam pbb.
  6. Tidak menggunakan peraturan dari pertahanan kolektif dalam bertindak untuk kepentingan suatu negara besar.
  7. Tidak mengancam dan melakukan tindak kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik suatu negara.
  8. Mengatasi dan menyelesaikan segala bentuk perselisihan internasional secara jalan damai dengan persetujuan PBB.
  9. Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama.
  10. Menghormati hukum dan juga kewajiban internasional.
KAA 1955

Konferensi Asia Afrika tahun 2005

KAA di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berlangsung hampir sepekan yaitu mulai 19-24 April 2005 di Jakarta dan Bandung, dalam Konferensi yang memang digunakan untuk memperingati KAA yang 50 tahun ini mengusung tema "Reinvigorating the Bandung Spirit: Working Towards a New Asian-African Strategic Partnership" (Mengembalikan Semangat Bandung: Bekerja Menuju Kerjasama Strategis Asia-Afrika yang Baru).

Untuk pesertanya sendiri sudah sangat banyak, yang mana terdiri dari : 89 Kepala Negara Asia Afrika, 10 perwakilan organisasi regional, 11 organisasi internasional, 1978 delegasi dan juga 1426 perwakilan media lokal maupun internasional.

Untuk KAA di Tahun 2005 ini menghasilkan Nawa Sila atau bisa diartikan 9 Prinsip, yaitu:
  1. Dasa Sila Bandung yang dihasilkan dari KAA 1955
  2. Pengakuan atas keanekaragaman antara dan di dalam wilayah, termasuk sistem ekonomi dan sosial, dan tingkatan pembangunan
  3. Komitmen pada dialog terbuka, berlandaskan saling menghormati dan keuntungan bersama
  4. Memajukan kerja sama non-eksklusif dengan melibatkan seluruh stakeholders
  5. Pencapaian kerja sama praktis dan berkelanjutan berlandaskan keuntungan komparatif, kemitraan sejajar, visi dan pemilikan bersama, dan juga tekad bersama yang kuat untuk menangani tantangan-tantangan bersama
  6. Memajukan kemitraan berkelanjutan melalui melengkapi atau membangun inisiatif regional atau subregional yang sudah ada di Asia dan Afrika
  7. Memajukan masyarakat yang adil, demokratik, terbuka, bertanggung jawab, dan harmonis
  8. Memajukan dan melindungi hak-hak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan fundamental, termasuk hak untuk membangun
  9. Memajukan upaya-upaya kolektif dan terpadu dalam forum-forum multilateral.
KAA 2005

Konferensi Asia Afrika tahun 2015

KAA tahun ini agaknya istimewa, karena ini adalah awal tahun baru bagi Presiden Joko Widodo yang baru terpilih tahun kemarin, rencananya kali ini berbagai kerajinan asli Indonesia akan menjadi nuansa tersendiri bagi peserta KAA karena di KAA 2015 ini kabarnya tiap kepala negara negara akan diberi cincin batu akik, yang memang lagi booming sekarang ini. Lalu disiapkan juga Perhelatan akbar di stadion siliwangi bandung yang menyuguhkan Angklung of the World.

Untuk pengamanannya terdiri dari :
  1. 25.000 personil gabungan TNI dan Polri
  2. 3.000 Brimob
  3. 1 ring sniper
  4. 1200 TNI AL
  5. Pesawat tempur: Pesawat F16, Helikopter Superpuma, Pesawat sukhoi
  6. Kapal perang disiagakan di selat sunda dan jawa. dll
Mengenai hal-hal apa saja yang dibahas dan apa saja hasilnya belum bisa saya sampaikan karena saya sendiri juga masih menunggu apa saja hasil yang dibahas dalam konferensi yang dihelat lebih dari sepekan nanti. Semoga KAA yang sedang berlangsung kali ini semuanya lancar dan bisa membawa kemajuan bagi negara-negara di Asia Afrika, khususnya bagi Indonesia tercinta

sumber: Uni Sosial Demokrat, Aacc2015.

Jangan lupa juga baca informasi dan artikel-artikel unik lainnya DISINI

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1. Dilarang komentar SARA
2. Promosi boleh tapi dengan syarat (no sex, judi dan hal yang terlarang lainnya)
3. Cukup perhatikan nomor 1 dan 2 saja
4. Thank you for visiting